Makassar, Anoaindep.id – Untuk mempercepat proses penyelesaian kredit bermasalah, BRI Regional Office (RO) 15 Makassar menggelar Rakorpokja bersama DJKN Sulseltrabar-Ambon dan BPN Sulawesi Selatan di Makassar.
Pertemuan tahun 2026 ini melahirkan inisiatif SINERGI yang berfokus pada optimalisasi lelang negara dan restrukturisasi kredit secara berkelanjutan. Program SINERGI bertujuan untuk mempercepat pemulihan aset melalui integrasi strategis.

D. Argo Prabowo, RCEO BRI RO 15 Makassar, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran para pimpinan dari berbagai tingkatan unit kerja yang menunjukkan keseriusan dalam memperkuat eksekusi pemulihan kredit yang terukur.
“Kami berharap melalui rakor ini terbangun kesepahaman yang solid untuk mengidentifikasi kendala operasional di lapangan. Tujuannya jelas: mempercepat proses lelang dan penyelesaian kredit dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” jelas Argo.
Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang diharapkan mampu memangkas birokrasi dalam proses administrasi pertanahan dan eksekusi lelang. Dengan dukungan dari BPN sebagai penjaga kepastian hukum aset, BRI yakin tingkat efektivitas penyelesaian kredit bermasalah di wilayah Sulawesi akan meningkat signifikan pada tahun ini.
Acara ini dihadiri oleh RCEO BRI RO 15 Makasssar D. Argo Prabowo, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara SulselTrabar Wibawa Pram Sihombing, Perwakilan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Makassar Johanis Buapi dari BPN Toraja Utara), para Kepala KPKNL Sulseltrabar dan Ambon, RRM Head, Area Head, Pinca Koordinator KPKNL, RSR Team, serta seluruh tamu undangan yang berbahagia RM SRC dan RM collection.














