Konawe, Anoaindep.id – Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Routa, Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi, S.IK, menyempatkan diri untuk mengunjungi Fatimah, seorang anak yang telah menderita kelumpuhan selama tiga tahun. Kunjungan penuh empati ini berlangsung baru-baru ini, di pemukiman transmigrasi Desa Parudongka, Kecamatan Routa.Saat mengunjungi kediaman Fatimah Kapolres didampingi Kapolsek Routa, Ipda Harmoko Pande. Dalam kunjungan itu, AKBP Ahmad Setiadi menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan kepada keluarga Fatimah.
Sejak menjabat sebagai Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi dikenal tidak hanya sebagai sosok profesional di bidang kepolisian, tetapi juga sebagai pemimpin yang peduli terhadap masyarakat. Sikap religius dan dermawannya telah terbukti melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu masyarakat yang membutuhkan, baik secara materi maupun moral.”Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga adik kita, Fatimah,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Kapolres Konawe dalam mengutamakan kesejahteraan sosial, selain menjalankan tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban.Selain memberikan bantuan kepada Fatimah, kunjungan Kapolres Konawe ke Routa juga bertujuan meninjau persiapan pembangunan Kompi Brimob di Desa Lalomerui. Rencana pembangunan ini diharapkan dapat mendukung penguatan keamanan di wilayah Kabupaten Konawe.
Kapolres Konawe mengungkap lokasi tersebut akan ditinjau langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, S.IK, dalam waktu dekat. Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan infrastruktur keamanan di wilayah tersebut.
Kunjungan Kapolres Konawe ke Fatimah bukan hanya sekadar pemberian bantuan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian institusi kepolisian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Ahmad Setiadi berharap dapat menginspirasi banyak pihak untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya masyarakat yang berada dalam kesulitan. Kepedulian seperti ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menciptakan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih,” tutupnya.














