Berita

Camat Puuwatu Launching LPS SMART RT, Dorong Kemandirian Masyarakat Kelola Sampah

10
×

Camat Puuwatu Launching LPS SMART RT, Dorong Kemandirian Masyarakat Kelola Sampah

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Pemerintah Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, terus mendorong inovasi pelayanan persampahan berbasis masyarakat melalui peluncuran Lembaga Pengangkutan Sampah (LPS) SMART RT Puuwatu, Jumat (6/11/2026).

Launching yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Watulondo tersebut menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transformasi pelayanan pengangkutan sampah yang lebih terorganisasi, terintegrasi, partisipatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XXI BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Persampahan DLHK Kota Kendari, Irawan, SP, Lurah Watulondo Muh Rusdi, S.Si, bersama para ketua RW, RT, tokoh masyarakat, serta pengurus LPS.

Inovasi LPS SMART RT Puuwatu mengusung model kelembagaan pengangkutan sampah berbasis Rukun Tetangga (RT), dengan mengintegrasikan layanan penjemputan sampah dari rumah ke rumah dan keberadaan Bank Sampah Kelurahan.

Melalui konsep ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga dilibatkan secara langsung sebagai pelaku utama dalam pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

Camat Puuwatu, Sainul Latief, selaku penggagas proyek perubahan, mengatakan pembentukan LPS SMART RT merupakan upaya menjawab berbagai tantangan pelayanan persampahan di tingkat lingkungan, mulai dari belum optimalnya pengangkutan sampah rumah tangga, koordinasi antarlembaga, hingga keterbatasan sarana dan prasarana.

“Melalui LPS SMART RT Puuwatu, kita ingin membangun perubahan pola pelayanan persampahan yang sebelumnya lebih banyak bergantung pada pemerintah menjadi pelayanan yang berbasis partisipasi dan kemandirian masyarakat. Pemerintah hadir sebagai fasilitator, pembina, dan pengawas, sedangkan masyarakat menjadi pelaku utama dalam menjaga kebersihan lingkungannya,” ungkap Sainul.

Ia menjelaskan, pendekatan SMART dalam inovasi tersebut mengedepankan penguatan kelembagaan, pelayanan terjadwal, pemanfaatan teknologi digital, transparansi pengelolaan, serta integrasi ekonomi sirkular melalui Bank Sampah Kelurahan.

Dengan sistem tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.

Sejumlah manfaat yang ingin dicapai melalui program ini di antaranya meningkatkan jangkauan pelayanan pengangkutan sampah dari rumah ke rumah, memperkuat koordinasi pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, serta membangun kelembagaan pengelolaan sampah yang mandiri dan profesional.

Selain itu, sistem pembiayaan pelayanan dirancang berdasarkan partisipasi dan kesepakatan masyarakat. Integrasi dengan Bank Sampah Kelurahan juga diharapkan membuka peluang kegiatan ekonomi produktif sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Sebagai tahap awal atau pilot project, inovasi LPS SMART RT Puuwatu telah diterapkan di Kelurahan Watulondo. Hingga saat ini, telah terbentuk enam kepengurusan LPS yang mulai menjalankan pelayanan penjemputan sampah langsung dari rumah warga.

Sementara itu, Kabid Persampahan DLHK Kota Kendari, Irawan, SP, memberikan apresiasi atas terbentuknya LPS di Kelurahan Watulondo.
Mantan Kepala Kebun Raya Kendari tersebut menilai kehadiran lembaga pengangkutan sampah berbasis masyarakat akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan persampahan, khususnya pada tingkat lingkungan.

Menurutnya, keberadaan LPS yang dibangun secara mandiri melalui swadaya masyarakat menjadi bentuk kolaborasi positif dalam mendukung kebersihan kota.
Ia berharap inovasi tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Launching LPS SMART RT Puuwatu sekaligus menjadi implementasi kepemimpinan kinerja melalui PKA Angkatan XXI Tahun 2026, yang menitikberatkan pada inovasi, kolaborasi, penguatan jejaring kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui program ini, Kecamatan Puuwatu menargetkan terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, tertata, sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian masyarakat dan ekonomi sirkular dari pengelolaan sampah.

Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PLN Percepat Pemulihan Pembangkit PLTU
Berita

PT PLN (Persero) terus memperkuat pasokan listrik Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) melalui percepatan pemulihan dan optimalisasi sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), di tengah menurunnya kemampuan pasok Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) akibat terbatasnya ketersediaan air di wilayah tangkapan Danau Poso, Sulawesi Tengah, yang dipengaruhi fenomena El Niño.